Wisata Alam di Desa Ternadi, Dawe, Kudus

Liburan natal tahun lalu aku kebetulan pulang ke kota Kudus. Karena lumayan lama, maka aku jadi sempat jalan-jalan juga. Di sebelah utara kota Kudus terdapat pegunungan Muria yang sudah sangat terkenal dengan makan Sunan Muria nya. Ternyata sekarang pariwisata di pegunungan Muria berkembang lebih jauh tidak hanya wisata religi yaitu ziarah ke makam Sunan Muria saja. Akhir-akhir ini lagi nge-hit yaitu wisata alam di desa Ternadi. Desa Ternadi sendiri berada sebelah berat dari makam Sunan Muria. Letaknya dekat sebenarnya tapi cuma beda puncak saja.
Pada kesampatan ini aku mencoba kesana. Ada dua tempat yang aku kunjungi. Namanya sebenarnya tidak begitu jelas. Lokasi pertama berupa bukit yang jadi tempat foto-foto, Lokasi kedaua adalah gardu pandang yang berada di puncak Kakas yang di puncaknya ada makamnya.
Lokasi Pertama :
Sebenarnya lokasi pertama ini tidaklah terlalu tinggi tempatnya dilihat dari garis kontur yang ada di google maps. Ada dua jalan menuju ke sana, Pertama motor diparkir di depan Musholla dan kemudian berjalan kaki. Kedua ada jalan lain yang motor dapat sampai atas. Aku memilih membawa motor sampai atas. Ternyata harus melewati tanjakan yang jalannya dari tanah. Parah lagi di tengah tanjakan ada yang becek. Sebenarnya terlalu nekat karena motor yang aku bawa adalah honda CS1 yang bannya pakai ban semi slick medium compound! Setelah dicoba ternyata sampai tengah tanjakan roda belakang kehilangan traksi total dan mundur sampai bawah dan akhirnya harus didorong.
Lokasi yang ini lumayan sepi sampai-sampai tidak ada yang jualan sama sekali. Jika mau minum misalnya siap-siaplah bawa dari bawah. Pengunjung semuanya anak-anak muda yang kelihatannya dari daerah sekitar saja.
Berikut foto fotonya :

 

Wisata Alam di Desa Ternadi, Bae, Kudus

 

Wisata Alam di Desa Ternadi, Bae, Kudus

 

Wisata Alam di Desa Ternadi, Bae, Kudus

 

Wisata Alam di Desa Ternadi, Bae, Kudus
Wisata Alam di Desa Ternadi, Bae, Kudus

 

Lokasi Kedua :
Lokasi kedua berada di puncak yang lebih tinggi dari lokasi pertama. Jalan menuju ke sana lebih baik walaupun lebih tinggi tempatnya. Di bagian bawah ada juga tempat buat berkemah dan waktu aku kesana kebetulan ada anak-anak sekolah yang sedang berkemah di sana. Di bagian atas banyak juga penjual makanan dan ada banyak gubug-gubuk yang dibuat untuk tempat istirahat.
Pengunjung lebih banyak dan lebih variatif di sini. Pengunjung yang membawa mobil juga ada tapi harus diparkir di bawah dan jalan atau naik ojek ke atas.
Berikut foto fotonya :

 

Wisata Alam di Desa Ternadi, Bae, Kudus

 

Wisata Alam di Desa Ternadi, Bae, Kudus
screenshot dashboard gps

Umbul Langse desa Nepen

Kabupaten Boyolali sebelah selatan ternyata terdapat banyak sumber mata air alami. Pada kesempatan ini saya mampir di Umbul Langse sebelum melanjutkan perjalanan ke Pengging. Entah apa namanya yang benar, ternyata di google maps saya tidak menemukan Umbul Lengse. Yang ada justru Umbul Lebak yang lokasinya berada tepat di sebelah timur pasar Lebak. Berbeda dengan umbul-umbul yang lain yang biasanya berada di tempat yang susah dicari, Umbul Langsa justru berada di lokasi yang sangat mudah ditemukan. Jika dari arah Jatinom ke Pengging, persis sebelah timur pasar Lebak ada gang masuk ke Selatan sebelah masjid dan Umbul Langse berada hanya masuk beberapa puluh meter dari jalan utama.
Pada hari minggu pengunjung lumayan ramai. Di tempat parkir ada dua mobil kecil, beberapa sepeda motor dan juga sepeda. Mobil dan motor semuanya berplat AD kecuali punya saya yang K sendiri. Sepeda mungkin punya anak sekitar, terlihat baju, celana juga sandlnya ditinggal begitu saja di situ. Tiket masuk dan parkir ternyata gratis atau mungkin juga waktu itu tukang parkirnya baru makan.

 

tempat parkir umbul langse
tempat parkir tepat berada di sebelah kolam utama hanya dibatasi pagar besi

 

Sebelah utara kolam utama ada beberapa penjual makanan dan juga ada yang menyewakan ban. Sebelah barat ada kolam lanjutan yang dipakai warga sekitar buat mencuci. Kolam utama kelihatannya terbagi dua mungkin cuma beda kedalaman saja. Di sini saya tidak menemukan adanya kamar ganti, mungkin tidak terlalu dibutuhkan karena kebanyakan yang main air disini adalah anak-anak.

 

umbul langse
umbul langse dilihat dari sebelah barat

 

umbul langse
umbul langse dilihat dari sebelah timur

Catatan :
Dari informasi berbagai sumber ternyata Umbul Langse pernah kering selama sekitar enam tahun, tetapi kemudian airnya melimpah kembali sampai sekarang.

Referensi :

  1. http://www.solopos.com/2011/09/23/air-umbul-langse-melimpah-warga-gelar-tasyakuran-117003
  2. http://www.edisicetak.joglosemar.co/berita/setelah-mati-suri-enam-tahun-umbul-langse-berlimpah-air-55030.html

 

sumber : http://mainsamabocah.blogspot.co.id

Umbul Pelem di Klaten jadi kolam renang terbuka

Sore hari sebelum malam tahun baru 2018 aku kebetulan lewat setelah pulang dari Boyolali. Dari arah Boyolali aku melewati jalan alternatif yang melalui Doplang, Teras. Sampai perempatan umbul Pelem ternyata ramai sekali, banyak motor yang parkir di tepi jalan. Waktu aku berhenti dan melihat kearah kiri aku begitu terkejut ketika melihat umbul Pelem yang sekarang telah menjadi kolam renang terbuka yang cukup luas.

Umbul Pelem terletak di desa Wunut, kecamatan Tulung, kabupaten Klaten tepatnya di sebelah selatan perempatan yang ke arah utara merupakan jalur alternatif menuju Boyolali melalui Doplang, Teras. Umbul Pelem letaknya juga tidak jauh dari umbul Manten, hanya sekitar beberapa ratus meter sebelah utara. Beberapa waktu lalu aku melewati umbul Pelem hanya ada budidaya selada air.

Berikut lokasi di google maps :

 

umbul pelem
umbul pelem
anak-anak bermain di umbul pelem

Update : 1 Januari 2018

umbul pelem
umbul pelem
umbul pelem dilihat dari bagian timur

 

sumber : https://mainsamabocah.blogspot.co.id/

Umbul Gedaren Jatinom

Umbul Gedaren terletak tepat di belakang SD 2 Gedaren. Tempatnya mudah dijangkau karena terletak sekitar beberapa ratus meter dari jalan utama Boyolali – Klaten, tepatnya di kecamatan Jatinom berdekatan dengan Pemandian Jolotundo. Berikut adalah foto-foto yang saya kumpulkan.

 

sd gedaren
SD 2 Gedaren dilihat dari seberang jalan
umbul gedaren
jalan masuk ke Umbul Gedaren
Ketika saya ke sana pengunjung lumayan ramai. Untuk masuk ke Umbul Gedaren tidak dipungut biaya alias gratis. Hanya pengunjung yang membawa sepeda motor yang dikenakan parkir dua ribu rupiah. Saya kesana pada hari minggu. Pengunjung didominasi anak-anak laki-laki penduduk sekitar yang bermain air.
umbul gedaren
sebelah utara ada pohon besar
umbul gedaren
Umbul Gedaran dilihat dari sisi barat
umbul gedaren
Umbul Gedaren dilihat dari sisi timur, terlihat bangunan SD 2 Gedaren dari belakang
umbul gedaren
didominasi anak-anak yang bermain air
umbul gedaren
ada yang bawa pelampung dari ban bekas juga

Ada juga beberapa anak yang menggunakan ban bekas sebagai pelampung. Kemungkinan ban-ban tersebut memang disewakan. Anak-anak di sini tidak memakai pakaian renang tapi cuma pakai celana seadanya saja. Beberapa diantarnya hanya mengenakan celana dalam saja.

anak telanjang

 

anak telanjang

 

anak telanjang

 

anak telanjang

 

anak telanjang

 

anak telanjang
beberapa anak cuma pakai celana dalam
Selain pengunjung yang bermain air saja ada juga ibu-ibu yang mencuci disini. Tapi mencucinya pakai deterjen nggak ya. Kalau pakai deterjen nanti bisa berbahaya, airnya bisa jadi berbusa semua. Waktu saya mau pulang ketemu juga adek-adek yang baru mandi. Lucunya waktu ganti baju sudah pakai handuk tapi kok masih kelihatan juga ya. Dasar anak kecil ha ha ha.

Pemandian Umbul Brintik Klaten

Umbul Brintik terdapat di Kabupaten Klaten tepatnya di Malangjiwan, Kebonarum, Klaten. Awalnya saya memperoleh informasi dari internet tentang keberadaan umbul tersebut. Karena penasaran akhirnya pada hari minggu kemarin saya bertekad untuk mencarinya. Dengan naik sepeda motor aku berangkat dari Magelang sekitar pukul 9 pagi. Rute yang saya lalui adalah dari magelang menuju jogja, sesudah jembatan Tempel belok kiri lewat jalan alternatif yang melewati Pakem. Karena letaknya berada di sebelah utara jalan Jogja – Klaten maka saya memilih rute blusukan lewat Manisrenggo dari pada lewat Prambanan yang melalui jalan utama Jogja – Klaten. Untuk mencari Umbul Brintik cukup bermodalkan Google Maps saja sudah cukup tanpa tanya sana sini.

Di Umbul Brintik terpadat dua kolam. Di bagian depan terdapat kolam utama yang dikelilingi tembok. Kolam yang satu ini sudah ada sejak dahulu dan cukup dalam. Di bagian belakang yang letaknya agak rendah terdapat kolam anak-anak yang baru saja selesai dibangun. Kolam anak-anak tersebut cukup teduh bagian tepinya sehingga enak dipakai buat instirahat disiang hari sambil melihat anak-anak yang sedang bermain.

umbul brintik
foto Kolam Utama dilihat di Google Maps

Pada saat saya kesana tepat pada hari minggu sekitar pukul 12 siang. Kondisi pengunjung cukup ramai tapi masih tidak terlalu penuh.Setelah selesai parkir motor saya yang langsung ke bawah menuju kolam anak-anak. Berikut adalah foto kolam anak-anak jika dilihat dari sini barat.

kolam anak-anak umbul brintik
kolam anak-anak umbul brintik dilihat dari sisi barat

Baru sampai saya langsung disuguhi pemandangan seperti ini. Ada adik cewek yang bermain-main air tanpa pakai baju juga celana. Awalnya saya mau ikutan nyemplung tapi nggak jadi karena tidak bawa celana ganti. Mau ikutan kayak si adik tapi takut nanti kena RUU APP.

anak telanjang di umbul brintik
anak telanjang di umbul brintik
anak telanjang di umbul brintik
di sebelah atas ada warung-warung juga

Update :

(20 mei 2017) pagar pembatas yang mengelilingi kolam anak-anak telah selesai dibangun, pengunjung semakin ramai tidak hanya sepeda motor dan mobil pribadi tetapi ada juga rombongan yang membawa bus kecil.

Pemandian Kalireco Lawang Malang

Jika biasanya saya berburu sumber air di sekitar Klaten, kali ini berhubung ada hari libur beberapa hari saya berkesempatan mencari sumber air yang letaknya lebih jauh. Malang, terutama Kota Batu merupakan tujuan wisata yang sangat terkenal di Jawa Timur. Setiap liburan sekolah di sana selalu dipenuhi oleh anak-anak yang sedang berwisata. Jika Jatim Park adalah salah satu tempat wisata yang sudah banyak yang tau, kali ini saya mencari tempat alternatif yang tidak kalah menarik.

Pemandian Kalireco sebenarnya bukanlah tempat wisata. Tempat tersebut lebih cocok disebut pemandian desa yang biasa dimanfaatkan warga sekitar untuk mandi dan mencuci. Keberadaannya jadi terkenal karena foto-foto dan juga videonya banyak beredar di internet. Penulis sebenarnya sudah mengetahui keberadaanya sudah lama, bahkan sekitar bulan september tahun kemarin sempat kesana untuk mencari lokasinya walaupun tidak ketemu.

pemandian kalireco dilihat dari sebelah lapangan
Pemandian kalireco dilihat dari sebelah lapangan. Ada sapi juga kelihatan pantatnya saja.
Jika Anda ingin kesana boleh saja, tapi karena bukan tempat wisata maka jangan terlalu mengharapkan macam-macam. Di sana tidak ada tempat parkir yang luas, jalan yang bagus menuju lokasi dan juga papan penujuk agar tidak tersesat. Anda bisa memanfaatkan gps untuk menuju ke sana atau tanya warga sekitar. Tempatnya tersembunyi, susah dicari dan jalannya sempit serta menurun, hanya sepeda motor yang bisa sampai lokasi. Jika memakai mobil harus berjalan cukup jauh. Tempat ini lebih direkomendasikan buat laki-laki dan anak-anak. Anda tidak akan menemukan loker dan juga kamar ganti di sini. Jika mau ganti pakaian cukup simpel saja, lakukanlah seperti anak-anak. Jika membawa baramg bawaan simpan di dalam tas baik-baik, bukannya ada pencuri, tapi takut kalau tertukar. Pengalaman saya disana celana pendek yang tak lepas sempat tertukar dan dipakai oleh salah seorang anak walaupun akhirnya sadar dan dilepas kembali. Sungguh jadi pengalaman menggelikan.

Tempat ini saat saya di sana cukup ramai, mungkin karena hari libur. Pengunjung kebanyakan anak-anak muda yang suka foto-foto pakai hp yang dibungkus plastik, atau bawa kamera aksi. Ada juga anak-anak sekitar yang bermain air di sana. Jika ke sana Anda tidak perlu membawa pakaian renang yang aneh-aneh. Cukup pakai celana pendek atau celana dalam saja. Jika ikutan telanjang seperti anak-anak sekitar juga boleh. Tempat ini mungkin berkesan buat adik, keponakan atau anak Anda, sebagai alternatif kalau biasanya berenang di waterboom modern. Mereka bisa merasakan bermain di tempat yang lebih alami, bahkan bisa berinteraksi dengan anak sekitar. Pesan saya jangan merusak atau mengotori tempat ini khusunya, juga alam pada umumnya. Kerusakan alam mungkin akan mematikan sumber-sumber air semacam ini. Kasihan anak cucu kita jika mereka tidak dapat lagi bermain bebas di sumber air alami semacam ini.

pemandian kalireco
pemandian kalireco
Anak-anak sekitar bermain riang di sini. Celana saya yang berwarna merah saya pindah kesitu karena tertukar sama punya salah satu anak. Untung saja dia sadar dan nggak jadi dibawa kabur.
pemandian kalireco
pemandian kalireco
pemandian kalireco
Ada mas mas yang sibuk foto-foto entak pakai gaya apa itu. Ada anak yang cuma lihat saja. Ada anak yang main bola. Ada juga yang mandi di pancuram..
anak telanjang
anak telanjang
Begitu indahnya dunia anak-anak. Begitu simpel, cukup pakai celana dalam dan bermain air sepuasnya. Sayang ditempat kelahiran penulis dulu tidak ada sumber air semacam ini.

Link video di Youtube :

  1. https://www.youtube.com/watch?v=46yvRb8njPQ&t=83s 
  2. https://www.youtube.com/watch?v=dnwFaRo3HBc
  3. https://www.youtube.com/watch?v=v_6mAtB00Wc

Link lokasi di google maps :

  1. https://www.google.co.id/maps/place/Pemandian+Kalireco/@-7.842711,112.701004,15z/data=!4m5!3m4!1s0x0:0x20832adb654d11!8m2!3d-7.8426153!4d112.7011006

sumber : https://mainsamabocah.blogspot.co.id/

Yang Menarik di Universal Studio Singapura

Mungkin sudah banyak yang tahu apa itu Universal Studio itu, bahkan aku yakin sudah banyak diantara pembaca yang sudah pernah ke sana. Universal Studio Singapura adalah tempat wisata yang mirip dengan Dufan jika di Jakarta atau Jatim Park jika di Malang sana. Tidak banyak yang berbeda antara Dufan dengan Universal Studio yang begitu terkenal di Singapura tersebut. Di dalam Universal Studio juga dipenuhi bermacam-macan permainan seperti di Dufan. Bedanya di sana permainnya semuanya diilhami dari film produksi Universal Studio.

tiket masuk universal studio
tiket masuk universal studio
Aku yakin sebagian besar pembaca sudah pernah mencoba beberapa permainan yang ada di Universal Studio. Di sana ada permainan yang sangat terkenal yang bernama Tranformer yang antrinya sungguh panjang sekali. Di sana juga ada roller coaster kembar yang diberi nama Battlestar Galactica. Ada juga arum jeram buatan bernama Jurasic Park yang bisa membuat basah semua baju orang yang main.
Kali ini aku tidak akan membahas semua permainan yang ada disana. Aku akan membahas beberapa hal yang menarik menurutku di Universal Studio jika dibandngkan tempat-tempat wisata sejenis terutama yang terdapat di tanah air. Mari kita lanjutkan !

 

  • Perencanaan dan tata letak yang bagus
Jika membicarakan perencanaan dan tata letak tempat wisata ini aku sangatlah kagum. Dilihat dari tata letaknya Universal Studio kelihatan jika perencanaannya dari awal sangat bagus. Dengan lahan yang sangat terbatas tempat wisata ini bisa terlehat luas. Posisi parkir ditaruh di bawah tanah sehingga tidak menghabiskan banyak tempat walaupun biaya yang besar mungkin harus dikorbankan. Wahana-wahana permainan diletakkan melingkar mengelilingi danau buatan yang terdapat di tengah-tengah.
  • Budaya antri yang begitu tertib
Untuk mencoba permainan hampir semuanya harus antri sangat panjang. Pada saat aku kesana dan mencoba Transformer, aku harus antri sampai sekitar dua jam. Katanya memang saat itu sedang musim liburan sekolah sehingga pengunjung sangat padat dan didominasi oleh anak-anak. Dari pengalaman antri disitu tidak ada yang namanya saling serobot atau berdesak-desakan. Semuanya tertib walaupun tidak ada petugas yang bertugas menjaga antrian. Mungkin budaya di negeri sana secara keseluruhan begitu.

  • Petugas sedikit sekali tapi nyentrik

Universal Studio menurutku merupakan tempat wisata yang ngirit karyawan. Jika dibandingkan dengan jumlah pengunjungnya, petugas yang ada disana sangatlah sedikit. Biasanya di setiap permainan di bagian depan dijaga seorang petugas keamanan yang kebanyakan sudah tua. Sedangkan di dalam ada petugas yang mengarahkan cara bermainnya. Petugas inilah yang aku bilang nyentrik. Mereka semuanya masih muda-muda dan memakai baju dan celana pendek yang warnanya mirip seragam pramuka di sini.

  • Pengunjung yang sangat bervariasi

Munkin karena Universal Studio merupakan tujuan wisatawan mancanegara maka pengujungnya pasti berasal dari bermacam-macam ras dan budaya. Pengunjung di sini lengkap dari orang melayu, orang cina, india sampai beberapa orang bule. Seperti tempat wisata permainan yang lainnya, pengunjung anak-anak sangat mendominasi.

  • Loker yang pakai sidik jari

Salah stau permainan andalan di Universal Studio adalah roller coaster kembar di battlestar galactica. Ada dua jenis roller coaster yang disebut Human dan Cylon. Human adalah roller coaster kecepatan tinggi konvensional sedangkan cylon adalah roller coaster kecepatan tinggi terbalik yang penunpangnya nggantung. Untuk naik keduanya diharuskan tidak membawa apa-apa sehingga disediakan loker. Uniknya loker tersebut swalayan alias tidak ada petugas yang jaga. Selain itu loker memakai sidik jari dan gratis jika cuma berapa menit gitu. Untuk membayarnya juga bisa memakai kartu visa atau mastercard selain uang kertas atau koin. Yang bikin aku pusing adalah ketika tutup loker semua barang aku masukkan tas termasuk uang dan kartu debit. Yang jadi pertanyaan gimana cara bayarnya? Untung saja waktu itu belum sampai kelewat waktu tertentu sehingga bukanya gratis.

  • Toilet yang bersih dan unik

Kali ini aku cuma membahas toilet di sini cowok saja karena tidak mungkin aku masuk ke toilet cewek. Disana toiletnya sangat bersih, seperti di beberapa tempat wisata di sini. Yang cukup unik adalah urinatornya. Waktu aku pipis kebetulan masuk sekawanan anak yang berusia sepuluh tahunan entah dari negara mana. Tanpa aku sadari salah satu anak melongo keheranan melihatku dari samping. Aku baru sadar ternyata urinatornya tidak seperti biasanya. Posisinya lebih rendah dan tanpa penutup samping. Mungkin urinator tersebut didesain buat anak kecil dan aku yang salah tempat. Untung saja aku pakai celana pendek sehingga masih mirip anak kecil.

sumber : http://mainsamabocah.blogspot.co.id/

Gumul Paradise Island Kediri

Kediri, kota yang berada di tepi sungai brantas ini begitu terkenal dengan pabrik rokoknya. Pada kesempatan ini saya tidak membahas tentang rokok tapi membahas tempat wista air atau sebutan kerennya waterpark. Sebenarnya di Kediri ada dua waterpark yang terkenal yaitu satu di sebelah barat yang bernama Waterpak Kediri dan satu lagi di sebelah timur tepatnya di dekat simpang lima gumul yang bernama Gumul Paradise Island. Keberadaan tempat wisata air tersebut sebenarnya sudah saya ketahui sejak lama ketika tidak sengaja nyasar sampai simpang lima gumul sepulang dari Malang beberapa tahun lalu. Sejak itu sampai sekarang saya beberapa kali touring ke Malang tapi tidak pernah ada kesempatan mampir di sana.
Kemarin ada libur kejepit sehingga ada kesempatan cuti buat jalan-jalan. Seperti biasa tujuan favarit adalah ke Malang. Kali ini saya mengambil rute lewat Magelang – Jogja – Wonogiri – Ponorogo. Dari Magelang start jam 3 pagi riding nonstop sampai Ponorogo sekitar jam 8. Kemudian dilanjutkan riding santai lewat rute Ponorogo – Madiun – Mejayan – Nganjuk – Kediri. Rute kedua ditempuh lebih lama karena banyak berhenti dan juga banyak terjadi rute percabangan untuk bermain mencari rute baru. Sampai di Kediri sekitar pukul 2 siang dan dilanjutkan ke arah timur menuju bundaran gumul. Sampai pertigaan gumul matahari sudah tidak tertalu panas sehingga saya katakan dapat waktu yang tepat.
Saya menyempatkan dulu putar-putar di sekitar simpang lima gumul sambil melihat anak-anak bermain layang-layang. Ternyata di sini masih banyak tanah lapang sehingga bisa dipakai bermain anak-anak. Ditambah lagi tempatnya datar sehingga banyak anak yang bersepeda.

 

simpang lima gumul
anak-anak bermain layang-layang di lapangan gumul
Sampai di sebelah indomaret (atau alfamart ya saya lupa) sudah terdengar ramai suara anak-anak bermain di dalam waterpark. Sebelumnya saya mengira saya akan datang disaat yang sepi ternyata perkiraanku salah. Menang hari itu hari jumat dan sekolah juga masuk. Sampai di tempat parkir saya terkejut karena jumlah sepeda lebih banyak dari sepeda motor. Kesimpulanku banyak anak yang datang sendirian kesana tanpa bersama orangtuanya.
Setelah beli tiket saya segera masuk. Benar sekali di dalam didominasi anak-anak 10-15 tahunan yang datang sendiri bersama teman-temannya. Seperti biasa saya berputar putar dulu melihat fasilitas yang ada. Di bagian depan bawan loket masuk ada loker, dan kamar ganti besar. Penataannya cukup bagus dan bersih. Jumlahnya juga cukup banyak hampir sama seperti di Jogja Bay. Loker dan kamar gantinya sepi mungkin karena anak-anak suka taruh tas sembarangan juga ganti pakaian sembarangan. Atau mungkin belum saatnya mereka pada pulang.

 

Gumul Paradise Island Kediri

 

Gumul Paradise Island Kediri

 

Gumul Paradise Island Kediri
suana waterpark dipenuhi anak-anak
Saya tidak lama-lama di situ. Setelah nyemplung sebentar dan mandi saya segera melanjutkan perjalanan. Sebenarnya saya ingin pulang bersama anak-anak kebanyakan akan tetapi saya harus sampai Batu sebelum jalanan gelap. Tepat jam setengah empat saya cabut dan melanjutkan perjalanan dengan rute Gumul – Pare – Kandangan – Batu – Malang.

Sore Hari di Stasiun Patukan

Stasiun Patukan termasuk stasiun yang paling unik di Yogyakarta. Jika dibandingkan dengan stasiun Tugu ataupun stasiun Lempuyangan, jelas stasiun Patukan kalah populer. Stasiun ini terletak di Ambarketawang, Gamping, Sleman tepatnya di sebelah timur palang otomatis jalan Sidoarum – Gamping. Stasiun ini terletak diantara stasiun Yogyakarta (Tugu) dan stasiun Rewalu.
Memang disini tidak terdapat kereta reguler yang berhenti di stasiun ini. Stasiun Patukan sebenarnya termasuk kelas III/kecil walaupun mempunyai lima jalur rel. Jalur 3 dan jalur 2 merupakan sepur lurus yang merupakan bagian dari doble track Solo – Kutoarjo, Jalur 1 dan jalur 4 digunakan untuk penyusulan sedangkan jalur 5 adalah sepur badug (rel buntu).
Selain berhubungan dengan kereta api, stasiun Patukan juga punya keunikan tersendiri karena hampir lurus dengan landasan pacu bandara Adisucipto. Selain melihat kereta api bisa juga melihat aktifitas pesawat yang mau mendarat, karena biasanya pesawat mendarat di bandara Adisucipto datang dari arah barat.

 

stasiun patukan
stasiun patukan
anak-anak melihat kereta di stasiun Patukan pada sore hari
Pada sore hari saat hari libur stasiun Patukan menjadi ramai sekali, bukan karena orang yang mau naik kereta tetapi cuma melihat kereta lewat. Bahkan di sebelah utara sepur badug mirip pasar tiban lengkap dengan penjual berbagai makanan sampai odong-odong yang berhenti. Pengunjung yang didominasi anak-anak biasanya duduk di rel jalur 3 dan jalur 2 yang jarang digunakan untuk penyusulan kereta. Sebenarnya lumayan berbahaya melihat kereta dari jarak dekat disini karena terletak di jalur lurus sehingga kereta ngebut tanpa ampun.
stasiun patukan
pesawat mau mendarat terlihat dari stasiun Patukan

sumber : http://mainsamabocah.blogspot.co.id/